TIGA LANGKAH PROSES PENGENDALIAN ANAK PERUSAHAAN
By Fauzi Arif, Pricing dan Cost Analysis PT. Güntner Indonesia
Kesalahan dalam menerapkan management control process dari hubungan parentsubsidiary
corporation bisa menyebabkan kegagalan bisnis perusahaan. Ge Chen dan
Xu Jinfa dari Zhejiang University dalam papernya memperkenalkan 3 (tiga) langkah
dalam manajemen pengendalian yang efektif dari hubungan parent-subsidiary
corporations, yaitu:
1. Preparation step
Tahap ini meliputi 3 prosedur utama yang dikendalikan oleh perusahaan induk
yaitu Strategy control, investment control dan executive control.
Strategy control merupakan proses penentuan dan pemilihan strategi dimana
pimpinan kedua perusahaan terlibat dalam diskusi dan pembahasan. Setidaknya
ada tiga hal yang mendasari keterlibatan perusahaan induk melakukan hal ini
yaitu:
• Profit-oriented, perusahaan induk menginvestasikan dananya demi profit.
• Function-oriented, perusahaan induk berinvestasi di anak perusahaan dengan
tujuan mempromosikan kompetensinya akan fungsi tertentu yang penting artinya
bagi perusahaan induk.
• Scale-oriented, Perusahaan induk jelas ingin melebarkan sayapnya atau
setidaknya pasar dan yang lain.
Investment control merupakan pembuatan keputusan dalam hal investment
terutama menyangkut nilai investasinya dan pembagian dari saham. Nilai investasi
yang tidak terkontrol akan bisa mengganggu kinerja financial kedua perusahaan.
Sedang executive control meliputi kejelasan siapa yang bertanggung jawab
terhadap management control di anak perusahaan.
2. Executive step
Pada step ini anak perusahaan melakukan proses pengendalian mandiri sebagai
suatu institusi bisnis dan tetap berinteraksi dengan perusahaan induk. Perusahaan
melakukan pengendalian yang efektif terhadap anak perusahaan melalui functional
control. Contoh untuk ini pengendalian technology kunci seperti Coca cola
melakukan pengendalian melalui formulanya atau pengendalian supply misalnya
Philips yang mengendalikan lebih dari 60% component yang digunakan pabriknya
di China.
3. Revision step.
Step ini mengandung pengertian pembuatan keputusan dari apa yang terkandung
pada tahap 1 yaitu bahwa perusahaan induk dapat membuat keputusan apakah
mengembangkan, mempertahankan atau malah menutup anak perusahaan;
apakah meningkatkan atau menurunkan nilai investasi atau pembuatan keputusan
tentang mengganti atau mempertahankan pimpinan anak perusahaannya.
Tentu saja ketiga step tersebut harus dilakukan dengan sistematis dan dengan
pertimbangan yang matang karena pengendalian yang terlalu kendor bisa membuat
arah anak perusahaan menyimpang dari arah perusahaan induk tetapi sebaliknya
pengendalian yang kelewat ketat membuat anak perusahaan menjadi tidak
independen.
No comments:
Post a Comment